Bukittinggi – Polresta Bukittinggi kembali melakukan langkah tegas dalam mengantisipasi maraknya aksi balap liar di sejumlah ruas jalan utama. Dalam razia yang digelar pada akhir pekan, aparat berhasil mengamankan belasan unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk kegiatan ilegal tersebut.
Razia di Titik Rawan Balap Liar
Kegiatan razia berlangsung pada malam hingga dini hari, menyasar beberapa lokasi yang sering dijadikan arena balapan, seperti kawasan Bypass Aur Kuning, Jalan Sudirman, dan sekitar Panorama.
Kapolresta Bukittinggi Kombespol [Nama Kapolresta] menjelaskan bahwa razia ini merupakan respon atas laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas balap liar, terutama pada malam libur.
“Selain mengganggu ketertiban umum, balap liar ini juga sangat membahayakan keselamatan, baik pelaku maupun pengguna jalan lainnya. Kami tidak ingin ada korban jiwa akibat aksi nekat ini,” tegasnya.
Belasan Motor Diamankan
Dari hasil razia, petugas berhasil mengamankan lebih dari 15 unit sepeda motor yang dicurigai digunakan untuk aksi balap liar. Sebagian besar motor yang diamankan telah dimodifikasi tidak sesuai standar, seperti penggunaan knalpot bising dan melepas kelengkapan keselamatan.
Kendaraan tersebut langsung dibawa ke Mapolresta Bukittinggi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pemilik motor diwajibkan menunjukkan surat-surat kendaraan dan akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Baca juga: Polresta Bukittinggi Dukung Penuh RRI Fest 7–8 Sep 2025
Edukasi dan Teguran untuk Pelaku
Selain penindakan, polisi juga memberikan edukasi kepada para remaja yang kedapatan ikut balap liar. Mereka dipanggil bersama orang tua masing-masing untuk diberikan arahan agar tidak mengulangi perbuatannya.
“Upaya preventif tetap kami kedepankan. Remaja harus paham bahwa keselamatan jauh lebih penting daripada sekadar mencari sensasi di jalan raya,” ujar Kasat Lantas Polresta Bukittinggi.
Respon Masyarakat
Warga Bukittinggi menyambut baik langkah kepolisian tersebut. Menurut mereka, balap liar tidak hanya menimbulkan kebisingan, tetapi juga sering memicu kecelakaan lalu lintas.
“Kalau malam Minggu, suara knalpot bising sangat mengganggu. Kami berharap polisi terus rutin melakukan razia seperti ini,” ungkap seorang warga Aur Kuning.
Komitmen Polresta Bukittinggi
Polresta Bukittinggi menegaskan akan terus melakukan patroli rutin dan razia gabungan untuk menekan aksi balap liar. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk aktif melapor apabila melihat indikasi balap liar di lingkungannya.
Dengan adanya tindakan tegas dan konsisten, diharapkan aktivitas balap liar di Bukittinggi bisa diminimalisir, sehingga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas tetap terjaga.






