Kota Bukittinggi kembali menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Police Women Run 2025, sebuah ajang lari yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah. Event ini berlangsung meriah di kawasan ikonik Jam Gadang, yang menjadi simbol kebanggaan masyarakat setempat.
Acara ini bukan sekadar lomba lari, tetapi juga perayaan semangat kebersamaan, olahraga sehat, dan peran penting perempuan dalam dunia kepolisian maupun masyarakat.
Jam Gadang Berubah Jadi Lautan Pelari
Sejak pagi buta, area sekitar Jam Gadang sudah dipenuhi para peserta yang mengenakan kaos seragam berwarna cerah. Atmosfer semangat dan antusiasme terasa begitu kental, diiringi sorak sorai penonton yang memberikan dukungan.
Jalur lari yang disiapkan menyajikan pemandangan indah khas Bukittinggi—mulai dari arsitektur kolonial, pasar tradisional yang ramai, hingga panorama alam yang memanjakan mata.
Dukungan Penuh dari Polda dan Pemerintah Daerah
Kapolda Sumatera Barat bersama Wali Kota Bukittinggi membuka secara resmi Police Women Run 2025. Dalam sambutannya, Kapolda mengapresiasi antusiasme masyarakat dan menekankan pentingnya olahraga sebagai sarana mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan warga.
Baca juga: Police Women Run kembali digelar, Polresta Bukittinggi alihkan akses jalan
“Event seperti ini tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menumbuhkan rasa persaudaraan dan kebersamaan,” ujarnya.
Kategori Lomba dan Partisipasi Masyarakat
Police Women Run 2025 menghadirkan beberapa kategori, mulai dari 5K, 10K, hingga kategori fun run untuk keluarga. Tak hanya pelari profesional, banyak warga lokal, pelajar, hingga wisatawan mancanegara yang ikut berpartisipasi.
Sejumlah peserta bahkan datang dengan kostum kreatif, menambah warna dan keceriaan acara ini.
Promosi Wisata dan Ekonomi Kreatif
Selain berolahraga, ajang ini juga menjadi momen promosi pariwisata Bukittinggi. Peserta dan penonton berkesempatan menikmati kuliner khas seperti nasi kapau dan keripik sanjai, serta berbelanja kerajinan tangan lokal.
Para pelaku UMKM mengaku merasakan lonjakan penjualan selama event berlangsung, membuktikan bahwa olahraga juga bisa menjadi penggerak ekonomi daerah.
Harapan untuk Ajang Tahun Depan
Acara ditutup dengan pemberian medali dan hadiah kepada para pemenang, diiringi hiburan musik dan tarian daerah. Banyak peserta berharap Police Women Run menjadi agenda tahunan, sehingga bisa terus menginspirasi sekaligus menggerakkan roda pariwisata dan perekonomian Bukittinggi.




